RSS

PERANCANGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF PADA MATA PELAJARAN

03 Des

PERANCANGAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF
PADA MATA PELAJARAN
KETERAMPILAN KOMPUTER DAN PENGELOLAAN INFORMASI (KKPI)

A. Pengertian
Pembelajaran kooperatif merupakan pembelajaran yang bersifat kelompok , yang dipimpin oleh guru, diarahkan oleh guru, dimana guru menetapkan tugas dan pertanyaan-pertanyaan serta menyediakan bahan-bahan dan informasi yang dirancang untuk membantu peserta didik menyelesaikan masalah yang diberikan oleh guru. Biasanya guru akan menetapkan pujian tertentu pada akhir tugas. (Augs Suprijono:54:55). Pada pembelajaran kelompok ini dapat terdiri dari dua orang dalam satu kelompok atau lebih dari dua orang dalam sebuah kelompok. Pembelajaran kooperatif dapat menignkatkan hubungan sosial antara siswa dari laatr belakang etnik yang berbeda.
Perancangan pembelajaran kooperatif yaitu bagaimana seorang guru membuat rencana ataupun rancangan pembelajaran yang bersifat kooperatif, dimana adanya kerjasama antar siswa dalam kelompok belajar yang telah dibentuk atau yang telah ditetapkan sebelumnya oleh guru untuk menyelesaikan masalah yang diberikan guru. Pada pembelajaran kooperatif ini terdapat banyak tipe pembelajaran diantaranya ada Student Team Achievement Division (STAD), Teams-Game- Tournament (TGT), Team Accelerate Instruction (TAI), Jigsaw II, Cooperartif Integrated Reading and Composition (CIRC), dan masih banyak yang lainya.

B. Pembahasan
Perancangan pembelajaran kooperatif yang akan diterapkan pada pembelajaran KKPI adalah pembelajaran kooperatif tipe STAD. Dalam STAD para siswa dibagi dalam tim belajar yang terdiri atas empat orang yang berbeda – beda tingkat kemampuannya, jenis kelamin, dan latar belakang etniknya. Guru menyampaikan pembelajarannya dan siswa bekerja dalam dalam tim mereka untuk memastikan bahwa semua anggota tim telah menguasai pelajaran. (Slavin:11) selanjutnya, semua siswa mengerjakan kuis mengenai materi secara sendiri-sendiri. Skor kuis para siswa diberikan poin berdasarkan tingkat kemajuan yang diraih siswa dibandingkan hasil yang mereka capai sebelumnya. Poin ini kemudian dijumlahkan untuk memperoleh skor tim, dan tim yang berhasil memenuhi criteria tertentu akan mendapatkan penghargaan. Seluruh rangkaian kegiatan, termasuk presentasi yang disampaikan guru, praktik tim, dan kuis biasanya memerlukan waktu 3-5 periode kelas. Gagasan utama dalam STAD adalah untuk memberikan motivasi siswa supaya dapat saing mendukung dan membantu satu sama lain dalam menguasai kemampuan yang diajarkan oleh guru. Jika para siswa ingin agar timnya mendapat penghargaan tim, mereka harus membantu teman satu timnya untuk mempelajari materinya. Mereka harus memantu teman satu timnya untuk bisa melakukan yang terbaik, menunjukkan norma bahwa belajar itu penting, berharga dan menyenangkanpara siswa bekerja sama setelah guru menyampaikan materi pelajaran. Mereka boleh berpasangan dan dan membandingkan jawaban masing-masing, mendiskusikan setiap ketidaksesuai, dan saling membantu satu sama lain jika ada yang salah dalam memahami. Para siswa boleh mendiskusikannya dari pendekatan penyelesaian masalah atau mereka boleh juga saling memberikan kuis mengenai objek yang sedang mereka pelajari. Mereka bekerja dengan teman satu timnya, menilai kekuatan dan kelemahan mereka untuk membantu mereka berhasil dalam kuis.
Pembelajaran kooperatif tipe STAD ini di lakukan pada mata pelajaran KKPI kelas XI pada semester I SMK. Materi-materi yang akan dipelajari selama satu semester ini terdiri dari satu standar kompetensi (SK) dan dua kompetensi dasar (KD), yaitu;
Standar Kompetensi (SK) Kompetensi Dasar (KD)
1. Mengoperasikan System Operasi Software 1.1 Mengoperasikan Software
Presentasi
1.2 Mengoperasikan Software
Aplikasi Data

Materi pembelajaran ini terdiri dari 15 x pertemuan, pembelajaran tipe STAD diterapkan pada minggu ke 4 setelah ulangan harian pertama, Pada pembahasan pembelajaran kooperatif tipe STAD ini yang akan dibahas pada pertemuan ke 4 dan 5 saja yang akan dikupas dengan pembahasan materinya mengenai “melakukan editing pada Microsoft power point, yaitu menambah slide, memasukkan gambar, memasukkan texbox, diagram dan movie, membuat tabel dan mengatur background “. Pembelajaran kooperatif tipe STAD ini terdiri dari 7 kelompok , dimana masing-masing kelompok terdiri dari 5 siswa. Pada pembelajaran tipe STAD ini terdiri atas 5 komponen utama yaitu: presntasi kelas, tim, kuis, skor kemajuan individual, rekognisi tim.
1. Presentasi kelas
Materi – materi yang akan di bahas pada tipe STAD diperkenalkan terlebih dahulu dalam presentasi kelas, berupa presentasi audiovisual atau pembelajaran yang disampaikan melalui layar monitor LCD. Para siswa harus menyadari bahwa mereka harus memberikan perhatian penuh selama presentasi kelas, karena akan membantu mereka mengerjakan kuis-kuis, dimana skor kuis mereka menentukan skor tim mereka. Masing-masing anggota dalam tim harus saling mengingatkan untuk memperhatikan apa-apa saja yang disampaikan oleh guru. Presentasi yang dilakukan oleh guru pada awal permulaan pembelajaran tipe STAD sangat penting bagi siswa, karena penjelasan ini akan membantu siswa dalam bekerja sama dengan antar anggota tim.

2. Tim
Pada pembelajaran tipe STAD ini sebuah tim terdiri dari 5 siswa dimana mereka bersifat heterogen, baik dari segi akademik, jenis kelamin, tingkat sosial, ras dan essential. Tim ini harus memastikan bahwa semua anggota tim benar-benar belajar, dan mempersiapkan anggota untuk bisa mengerjakan kuis dengan baik, membuat angota tim melakukan yang terbaik untuk tim, dan tim pun harus membantu tiap anggotanya. Masing – masing tim harus mampu mengoptimalkan kinerja akademik setiap anggota tim. Para angota tim harus mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, dan menyenangkan, misalnya dengan kondisi lingkungan belajar yang baik ( ada humor, canda dan memberikan kesempatan kepada tiap anggota untuk memaparkan pendapat mereka untuk kemajuan tim ). Pembelajaran yang diikuti dengan kondisi yang aktif dan kreatif dapat menumbuhkan kefektifan pembelajaran. Sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai. Pembelajaran tipe STAD ini bsa juga di selingi dengan penugasan individu untuk menciptakan lingkungan belajar kelompok yang menarik dan menyenangkan bagi semua anggota tim.

Hal-hal yang dipersiapkan dalam pembelajaran tipe STAD diantaranya
a. Menfotokopi lembaran rangkuman tim
Memberikan fotokopi lembaran rangkuman tim untuk semua siswa, sehingga semua tiap tim atau elompok menyadari apa-apa saja yang harus dilakukannya untuk kemajuan tim dan kemajuan masing-masing individual
b. Menyusun peringkat siswa
Guru dapat melakukan menyusun peringkat siswa agar dalam sebuah kelompok tidak menumpuk siswa yang cerdas saja atau siswa dengan kemampuan akademik yang rendah saja. Dengan dilakukan penyusunan peringkat ini diharapkan dalam sebuah tim terjadi keheterogenan siswa. Dimana dalam sebuah tim terdapat siswa dengan kemampuan yang tinngi, sedang dan rendah. Tujuannya agar pembelajaran lebih objektif dan saling melengkapi antar anggota tim.
c. Tim dibentuk berdasarkan jumlah siswa
Dalam pementukan sebuah tim yang harus diperhatikan yaitu jumlah siswa secara keseluruhan dan pembagian siswa dalam setiap kelompok.
d. Bagikan siswa ke dalam tim
e. Mengisi lembar rangkuman tim.
Dengan menigisi rangkuman tim dapat diketahui seberapa jauh kemajuan masing-masing tim dan kemajuan individual tim, sehingga dapat memberikan gambaran apa yang harus dilakukan oleh tim yang masih belum bekerja maksimal ataupun bagi tim yang sudah menghasilkan yang trbaik agar dapat berbuat yang lebih baik lagi

3. Kuis
Kuis ini akan diberikan kepada siswa setelah melewati dua periode praktik tim, para siswa akan mengerjakan kuis individual. Pada saat mengerjakan kuis individual para siswa tidak dibenarkan untuk saling membantu dalam mengerjakan kuis, sehingga setiap siswa bertangung jawab secara individual untuk memahami materinya. Pemberian tanggungjawab secara individual ini dapat menigkatkan motivasi kepada masing-masing anggota tim untuk dapat memberikan yang terbaik, dan melakukan yang terbaik yang bisa di perbuat untuk kemajuan tim. Pada saat melakukan kuis siswa diberikan batasan waktu dalam mengerjakan kuis. Setelah kuis selesai, maka segera dilakukan penghitungan skor kemajuan individual dan skor tim, kemudian berikan sertifikat ataupun penghargaan kepada tim yang memperoleh skor tertinggi. Dengan pemberian penghargaan ini akan meningkatkan motivsai bagi tim ini dan tim yang lain untuk dapat bekerja lebih baik lagi
Berikut contoh Lembar Rangkuman Tim
Nama Tim:

Anngota Tim Skor

Total Skor Tim
Rata-rata Tim
Penghargaan tim

4. Skor kemajuan individual
Pemberian skor kemajuan ini untuk mengetahui tujuan kinerja yang akan dapat dicapai apabila mereka bekerja lebih giat dan memberikan kinerja yang lebih baik daripada seelumnya. Tiap siswa diberikan skor awal, yang diperoleh dari rata-rata kinerja siswa yang bersangkutan dalam mengerjakan kuis yang sama. Kemudian siswa akan mengumpulkan poin untuk tim berdasarkan tingkat kenaikan skor kuis mereka dibandingkan dengan skor awal mereka.

Tujuan
Tanggal
Siswa Dasar Kuis Poin

Tujuan dibuatnya skor awal dan poin kemajuan adalah untuk memungkinkan semua memberikan poin maksimum bagi kelompok , berapa pun tingkat kinerja mereka sebelumnya.

5. Rekognasi tim
Sebuah tim akan mendapatkan penghargaan jika skor rata-rata mereka mencapai criteria yang telah ditetapkan oleh guru.
Kreiteria (Rata-rata tim) Penghargaan
15 Tim Baik
16 Tim Sangat Baik
17 Tim Super

Dengan mengetahui penghargaan yang diperoleh tim, maka masing-masing anggota akan berusaha lebih giat lagi belajar dan meningkatkan kinerja mereka untuk kemajuan tim.

C. Kesimpulan
1. Pembelajaran dengan tipe STAD ini dapat dilakukan untuk semua mata pelajaran
2. Pada pembelajaran koopeartif tipe STAD dalam sebuah tim terdiri dari 4-5 orang
3. Sebelum pembelajaran dimulai harus diberikan penjelasan kepada siswa atau dipresntasikan apa materi yang akan dibahas oleh siswa
4. Guru bertindak sebagai fasilitator dalam pembelajaran tipe STAD
5. Penskoran ada dua yaitu skor untuk individual dan skor untuk tim, dimana skor individual memberikan pengaruh bagi skor tim

Daftar Pustaka

Agus, Suprijodno. 2010. Cooperativ learning. Pustaka Pelajar. Yogyakarta
Robert E. Slavin. 2009. Cooperativ learning. Nusa Media. Bandung

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 3, 2011 in Pendidikan yang nyaman ...

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: